Ketika mayoritas tim lain masih dipusingkan soal dana dan tetek bengek lainnya, Semen Padang justru telah memulai pramusim mereka dengan nyaman dan tenang. Tidak hanya itu, dalam bursa transfer pun Semen Padang juga tergolong agresif dibanding tim-tim lain. Tanpa gembar-gembor berlebihan, manajemen "Kabau Sirah" tahu-tahu sudah mendapatkan tanda tangan pemain-pemain yang diinginkan untuk memperkuat skuad mereka.
Di bawah arahan pelatih Nil Maizar, Semen Padang sudah memulai latihan sejak Jumat lalu, yang diikuti oleh pemain-pemain lokal yang sudah resmi diperpanjang kontraknya. "Kita terus menjalani latihan sesuai program yang kita susun, sembari menunggu kedatangan pemain asing dan pemain yang ada di timnas," kata pelatih Nil Maizar, Kamis (11/8).
Dalam pekan ini, empat pemain asing yang dipertahankan akan segera bergabung dengan tim, setelah menghabiskan masa libur mereka di negara masing-masing. Dari jadwalnya, pemain asal kamerun, David Ngan Pagbe, adalah yang paling awal bergabung. Jumat (12/8), bek tengah legam itu diharapkan sudah ada di Padang dan mulai berlatih dengan rekan-rekannya
Sedangkan dua pemain asing lainnya, yakni gelandang militan Yu Hyun Koo dari Korea Selatan, bersama winger asal Argentina Esteban Gabriel Vizcarra (Argentina), dijadwalkan masuk mess pada 17 atau 18 Agustus. Sedangkan striker asal Liberia, Edward Wilson Junior, akan menyusul pada 25 Agustus.
Nil berharap, dengan bergabungnya empat pemain asing itu nanti, maka program latihan akan bisa berjalan sesuai rencana. "Selama bulan Ramadhan ini kita memang hanya latihan ringan saja, dengan durasi tak terlalu panjang. Nanti setelah lebaran kita mulai intensifkan, dan selanjutnya menyusun program uji coba," kata Nil.
Seperti tahun sebelumnya, Nil kemungkinan akan tetap membuat program uji coba dengan melakukan roadshow ke sejumlah kota dan kabupaten di Sumbar, dan melakukan uji coba dengan tim-tim lokal setempat. "Kita tak hanya melihat sisi uji cobanya, tapi sekaligus lebih mendekatkan diri dengan publik. Karena prinsipnya, Semen Padang itu bukan hanya tim milik warga kota Padang, tapi milik masyarakat Sumbar," papar pelatih seangkatan Aji Santoso dan Widodo C Putro itu.
Sedangkan uji coba dengan tim-tim luar Sumbar, khususnya dengan tim-tim selevel yang berlaga di Superliga lalu, Nil belum bisa memastikan. "Sama seperti kita, umumnya tim-tim lain masih sibuk mempersiapkan diri dan mengisi skuad mereka. Mungkin nanti akan banyak komunikasi antar klub untuk sepakat menggelar uji coba," ujar pelatih berusia 41 tahun itu. (gk-33)


