Sebelumnya Bustomi berjanji akan mendiskusikan dulu dengan keluarganya menanggapi pinangan Semen Padang terhadap dirinya. Ternyata hasil diskusi Bustomi dengan keluarganya, dia dengan halus menolak bermain untuk Semen Padang musim 2011/12.Faktor keluarga, itulah alasan jangkar lapangan tengah tim Merah Putih itu memutuskan untuk tidak memakai kostum "Kabau Sirah" di kompetisi mendatang. "Hari ini pelatih memberi laporan, Bustomi sudah memberikan jawaban langsung soal tawaran kita. Pemain bersangkutan mengaku untuk saat ini belum bersedia bergabung ke Semen Padang," kata direktur utama PT. Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar, saat dihubungiGOAL.com Indonesia, Kamis (11/8) petang WIB.
Menurut Erizal, seperti disampaikan Bustomi kepada pelatih Nil Maizar yang memang ditugaskan khusus melobi Bustomi, faktor keluarga menjadi argumen utama pilar timnas itu menepis tawaran Semen Padang.
Ketertarikan Semen Padang pada pemain kelahiran Jombang 13 Juli 1985 itu, karena Semen Padang ingin menghadirkan seorang pemain bintang untuk dijadikan ikon tim. Dengan adanya pemain level bintang timnas dalam tim, diharapkan bisa lebih membuat publik semakin antusias mendatangi setiap pertandingan kandang Semen Padang.
Dengan tertutupnya pintu memboyong Bustomi ke Padang, untuk sementara Semen Padang memutuskan berhenti berburu pemain sembari menunggu perkembangan format kompetisi yang tengah digodok PSSI."Yang jelas tiga pemain yang diminta pelatih sudah kita kabulkan. Saya kira itu sudah bisa membuktikan komitmen manajemen untuk mendukung setiap upaya pelatih membentuk tim seperti yang diinginkan," kata Erizal Anwar.
Tapi diakui Erizal, tidak tertutup kemungkinan, jika pelatih minta satu pemain alternatif pengganti Bustomi yang dibutuhkan, tentunya manajemen selalu siap mencarikan. Apalagi beberapa nama sudah ada dalam "file" manajemen. "Kita tinggal mengintensifkan pendekatan saja,"katanya, saat disinggung satu nama alternatif, yakni Egi Melgiansyah, kapten tim Pelita Jaya yang saat ini tengah bergabung dengan timnas Indonesia. (gk-33)


