Location Description
View THE KMERS SMANTEN in a larger map
Kiprah Semen Padang di ajang Superliga Indonesia 2010, nampaknya semakin layak diperhitungkan. Tim "Kabau Sirah" asal Sumatra Barat ini, kembali meraih hasil yang cukup mengesankan, dengan menahan tuan rumah Persiba Balikpapan 1-1, Selasa (23/11) di Stadion Persiba Balikpapan.
Tidak mengherankan, hasil imbang itu disambut gembira oleh skuad Semen Padang.
"Hasil imbang ini patut kita syukuri. Walau seri, tapi bagi saya ini sama dengan sebuah kemenangan. Tidak mudah meraih angka di kandang Persiba."kata pelatih Nil Maizar saat dihubungi GOAL.com Indonesia sesuai laga.
Menurut Nil, kunci kemenangan timnya adalah motivasi tinggi para pemainnya yang tak gentar bermain meladeni Persiba yang didukung ribuan suporternya. Selain itu, Ellie Aiboy dkk bermain cukup disiplin, sehingga kerjasama antar lini bisa berjalan baik.
"Saya angkat topi dengan mental dan perjuangan pemain yang tak kenal lelah. Kesulitan bermain di kandang lawan bisa diantisipasi dengan permainan yang bagus. Semoga saja ini terus berlanjut di laga berikutnya," papar Nil Maizar.
Bahkan menurut Nil, kalau saja keberuntungan berpihak pada timnya, mereka bisa menang. karena dalam laga itu Semen Padang dapat dua peluang emas, yang digagalkan oleh tiang gawang.
"Tapi itulah sepakbola, faktor keberuntungan juga kerap menentukan hasil akhir. Tapi intinya, saya bangga dengan perjuangan pemain hari ini." tegas Nil Maizar.
Namun demikian, hasil imbang itu harus ditebus Semen Padang dengan dua pemain yang terkena hukuman kartu kuning yakni Vendry Mofu dan Suheri Daud, dan itu merupakan akumulasi kartu.
Akibatnya saat bertandang ke markas PSM Makassar pada Sabtu (27/11) mendatang, kedua pemain ini dipastikan tidak bisa bermain. sebagi antisipasi, Nil Maizar langsung memanggil dua pemainnya yang ditinggal di Padang untuk bergabung di Makassar, yaitu Rudi Doang dan Budi Kurnia.
"Saya mesti memanggil Rudi Doang dan Budi Kurnia untuk bergabung, ini harus saya lakukan karena Suheri Daud dan Vendry Mofu bakal absen lawan PSM," papar Nil.
Sementara pelatih Persiba Balikpapan, Junaidi, dalam jumpa pers seperti dikutip Nil Maizar mengatakan, mengaku cukup puas dengan hasil 1-1 yang diraih timnya. Namun, mantan pelatih Persijap Jepara itu mengakui timnya tampil tidak sebagus saat mengalahkan Persiwa 4-0. (gk-33)
Kiprah Semen Padang di ajang Superliga Indonesia 2010, nampaknya semakin layak diperhitungkan. Tim "Kabau Sirah" asal Sumatra Barat ini, kembali meraih hasil yang cukup mengesankan, dengan menahan tuan rumah Persiba Balikpapan 1-1, Selasa (23/11) di Stadion Persiba Balikpapan. Hasil imbang disambut gembira oleh Semen Padang.
Tidak mengherankan, hasil imbang itu disambut gembira oleh skuad Semen Padang.
"Hasil imbang ini patut kita syukuri. Walau seri, tapi bagi saya ini sama dengan sebuah kemenangan. Tidak mudah meraih angka di kandang Persiba."kata pelatih Nil Maizar saat dihubungi GOAL.com Indonesia sesuai laga.
Menurut Nil, kunci kemenangan timnya adalah motivasi tinggi para pemainnya yang tak gentar bermain meladeni Persiba yang didukung ribuan suporternya. Selain itu, Ellie Aiboy dkk bermain cukup disiplin, sehingga kerjasama antar lini bisa berjalan baik.
"Saya angkat topi dengan mental dan perjuangan pemain yang tak kenal lelah. Kesulitan bermain di kandang lawan bisa diantisipasi dengan permainan yang bagus. Semoga saja ini terus berlanjut di laga berikutnya," papar Nil Maizar.
Bahkan menurut Nil, kalau saja keberuntungan berpihak pada timnya, mereka bisa menang. karena dalam laga itu Semen Padang dapat dua peluang emas, yang digagalkan oleh tiang gawang.
"Tapi itulah sepakbola, faktor keberuntungan juga kerap menentukan hasil akhir. Tapi intinya, saya bangga dengan perjuangan pemain hari ini." tegas Nil Maizar.
Namun demikian, hasil imbang itu harus ditebus Semen Padang dengan dua pemain yang terkena hukuman kartu kuning yakni Vendry Mofu dan Suheri Daud, dan itu merupakan akumulasi kartu.
Akibatnya saat bertandang ke markas PSM Makassar pada Sabtu (27/11) mendatang, kedua pemain ini dipastikan tidak bisa bermain. sebagi antisipasi, Nil Maizar langsung memanggil dua pemainnya yang ditinggal di Padang untuk bergabung di Makassar, yaitu Rudi Doang dan Budi Kurnia.
"Saya mesti memanggil Rudi Doang dan Budi Kurnia untuk bergabung, ini harus saya lakukan karena Suheri Daud dan Vendry Mofu bakal absen lawan PSM," papar Nil.
Sementara pelatih Persiba Balikpapan, Junaidi, dalam jumpa pers seperti dikutip Nil Maizar mengatakan, mengaku cukup puas dengan hasil 1-1 yang diraih timnya. Namun, mantan pelatih Persijap Jepara itu mengakui timnya tampil tidak sebagus saat mengalahkan Persiwa 4-0. (gk-33)
Eki Nurhakim membuat Persiba Balikpapan harus puas berbagi angka dengan Semen Padang setelah bermain imbang 1-1 di Stadion Persiba dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11.
Hasil imbang ini tidak mengangkat posisi Persiba di klasemen sementara. Tim Beruang Madu tetap berada di peringkat ke-delapan dengan nilai 13 dari 11 laga yang sudah dijalani.
Di lain pihak, keberhasilan mencuri angka juga tidak mengubah posisi Semen Padang. Walau sama-sama mengoleksi 14 poin dengan Persija Jakarta, tim besutan Nil Maizar ini kalah selisih gol.
Bertanding di hadapan pendukungnya sendiri, Persiba tidak berdaya menghadapi serangan balik yang dikembangkan Semen Padang. Pertahanan solid tim tamu juga membuat Persiba kesulitan menembus lini belakang Semen Padang.
Publik tuan rumah langsung terbungkam ketika Edward Wilson menjebol gawang Galih Sudaryono saat laga baru berjalan enam. Berawal dari umpan jauh Saktiawan Sinaga ke sektor pertahanan, dua pemain Persiba yang berusaha menghentikan laju Edward tidak mampu menghadang striker asing Kabau Sirah itu, sehingga dengan mudah menjebol gawang Galih.
Tertinggal satu gol membuat Persiba semakin berada dalam tekanan. Strategi serangan balik yang dikembangkan Semen Padang berjalan efektif. Edward nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-16. Tapi sundulan Edward menyambut umpan Elie Aiboy masih membentur mistar gawang.
Praktis Persiba tidak bisa memberikan perlawanan sepanjang babak pertama ini. Hingga laga usai, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.
Di babak kedua, permainan Persiba mengalami peningkatan, dan mulai memberikan tekanan ke pertahanan Semen Padang yang tetap mengandalkan serangan balik.
Setelah melakukan tekanan di lini belakang Semen Padang, akhirnya Persiba mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-59 melalui Eki. Umpan Erik Setiawan disambut tandukan Eki, namun ditepis Samsidar, dan bola membentur mistar gawang. Bola rebound kembali disambut Eki untuk menjebol gawang Semen Padang.
Secara keseluruhan, Persiba lebih mendominasi di babak kedua. Namun solidnya lini belakang Semen Padang membuat tim besutan Junaidi ini kesulitan menambah gol. Hingga pertandingan usai, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
sumber :
http://www.goal.com/id-ID/match/51021/persiba-vs-semen-padang/report
Semen Padang berhasil meraih tiga poin di kandang Persema Malang.
"Cibiran" jago kandang itu sebenarnya makin membesar, ketika dalam laga tandang pertama melawan Arema Indonesia, Minggu (31/10) lalu, Semen Padang langsung menyerah 3-1. Itu adalah kekalahan pertama Semen Padang, setelah meraih tiga kemenangan dan satu seri di empat laga kandang sebelumnya.
Namun, melawan Persema Malang Semen Padang mampu bangkit dan tampil lebih baik, bahkan secara meyakinkan berhasil memukul "laskar Ken Arok" itu. Ini sebuah jawaban dari Ellie Aiboy dkk tentang julukan kurang sedap ditelinga itu.
"Saya senang, anak-anak tampil lepas, dan sama sekali tidak terbebani oleh kekalahan lawan Arema. Mereka bermain lepas dan semangat tinggi itu saja kuncinya. Ini bekal yang bagus, karena setelah ini kita masih akan memainkan dua laga tandang yang tak kalah berat ke Balikpapan dan Makassar."kata Nil.
Walau menang, tapi Nil menyebutkan kemenangan timnya kali ini tak didapatkan dengan mudah, tapi harus dengan berjuang keras. Beruntung, anak asuhannya bisa memanfaatkan kelengahan dan kesalahan pemain asuhan Timo Scheuneman untuk menciptakan peluang, yang berujung tiga gol.
Gol pertama Ellie Aiboy misalnya saat menyambut umpan Edu Wilson, Ellie bebas menyundul bola tanpa ada kawalan lawan. Begitu pula gol kedua dari Edu, yang bisa memangkan sprint dengan bek Persema Abanda Herman, sehingga bisa mempercaya kiper Persema. Sedangkan gol ketiga SP lahir dari penalti, akibat kesalahan Seme Patrik, melanggar Edu yang dalam posisi mencetak gol. "Tidak ada kata lain, hari ini saya bangga pada anak-anak,"kata pelatih yang pernah menimba ilmu di Cekoslowakia ini.
Soal gol Persema, khususnya gol kedua di menit-menit akhir, yang membuat SP masuk dalam tekann tuan rumah, diakui Nil, anak asuhnya agak kehilangan kosentrasi. "Biasa seperti itu, menit-menit akhir adalah waktu krusial. Milan saja semalam kebobolan di injury time,"katanya berseloroh.
Hanya saja, Nil berharap timnya tetap rendah hati, dan tidak lantas besar kepala. Karena kompetisi ini berjalan masih panjang. Masih banyak pertandingan yang akan dimainkan, dan semua pertandingan itu tidak ada yang mudah.(gk-33)
Arema berhasil menyarangkan tiga gol di 20 menit pertama pertandingan berlangsung.
Tampil timpang tanpa beberapa pemain inti seperti Kurnia Meiga, Roman Chmelo dan Zulkifly Syukur, Arema langsung menggebrak di awal pertandingan. Arema langsung unggul 1-0 melalui gol Dendi Santoso di menit pertama.
Unggul satu gol tidak membuat Arema bermain bertahan, melalui skema permainan yang tertata rapi Yongki Aribowo berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0 setelah menerima umpan Dendi di menit ke-11.
Petaka kembali menghampiri Semen Padang ketika Esteban Vizcarra handsball di kotak penalti ketika menghadang tendangan Al Farizy. Njanka yang menjadi eksekutor tidak kesulitan mengecoh Samsidar, kedudukan menjadi 3-0 untuk Arema.
Tertinggal tiga gol membuat Semen Padang balik menekan, sementara Arema yang terlihat cukup puas dengan keunggulan tiga gol membuat mereka cenderung bertahan. Pada menit ke-43 akhirnya Semen Padang berhasil memperkecil kedudukan setelah tendangan bebas Yu Hyun Koo gagal diantisipasi Ahmad Kurniawan. Satu menit sebelumnya Saktiawan Sinaga dikeluarkan wasit Suharto karena telah menghina korps pengadil lapangan.
Memasuki babak kedua, permainan lebih didominasi oleh Semen Padang. Arema yang sudah unggul 3-1 tampil lebih bertahan menghadapi sepuluh pemain Semen Padang.
Hujan yang terus mengguyur lapangan membuat permainan kedua tim tidak dapat berkembang. Kedua tim jarang menciptakan peluang-peluang berbahaya pada babak kedua ini. Kedudukan 3-1 untuk Arema bertahan sampai pertandingan berakhir.
sumber : http://www.goal.com/id-ID/match/51055/arema-vs-semen-padang/report

Gol ke gawang Persija merupakan gol perdana Henki sepanjang karir membela Semen Padang.
Bukan striker Edward Wilson Junior atau Saktiawan Sinaga, yang mencetak gol tunggal Semen Padang mengalahkan Persija Jakarta 1-0, Selasa (26/10) di Stadion H. Agus Salim Padang. Tapi pahlawan "Kabau Sirah" kali ini adalah Hengky Ardiles, bek kanan yang rajin membantu serangan.
Gol Hengky lahir bukan karena kebetulan, tapi lahir dari sebuah proses yang sangat bagus. Kerjasama sentuhan satu dua dengan Ellie Aiboy dan Saktiawan Sinaga, membuat Hengky yang datang dari belakang memperoleh ruang tembak untuk menaklukan kiper kawakan Persija, Hendro Kartiko.
"Itu sebuah gol yang berkelas dari Hengky. Sebuah placing yang sempurna. Hari ini dia luar biasa," kata asisten pelatih Semen Padang, Zulkarnain Zakaria.
Uniknya, ini adalah gol pertama Hengky dalam laga resmi, sepanjang karirnya selama 12 tahun membela Semen Padang. Hengky hanya sempat bermain satu musim bersama Persikabo Bogor 2008/2009, sebelum dan setelah itu dia hanya membela Semen Padang.
Gol pertama itu tidak hanya menghadiahkan tiga angka bagi Semen Padang, sekaligus kekalahan pertama bagi Persija. Tapi uniknya, entah karena belum pernah mencetak gol, pemain berusia 30 tahun tak bisa melakukan selebrasi layaknya pemain yang baru usai mencetak gol. Hengky hanya "pasrah" memberikan dirinya untuk dipeluk rekan-rekannya.
Penampilan gemilang Hengky itu seolah membayar penampilan buruknya waktu melawan PSPS pekanbaru. Diman dia ditarik diawal babak kedua untuk digantikan Syafrudin.
"Ya, lawan PSPS saya bermain buruk, tapi sebalum lawan Persija saya sudah bertekad memperbaiki diri, kalau diberi kesempatan turun lagi oleh pelatih. Syukurlah saya bisa,"kata Henky saat ditemui seusai laga.
Selain Hengky, penampilan kiper Syamsidar juga patut diacungi jempol. Kiper asal Makasar itu berkali-kali melakukan penyelamatan gemilang dari serbuan pemain Persija. Sehingga gawang Semen Padang tidak kebobolan.
Selain itu, Syamsidar juga kiper yang paling sedikit kebobolan dari 18 tim Liga Super. Hanya satu gol yang sejauh ini bersarang di gawangnya. Hanya striker Persipura sekelas Boaz Salossa yang berhasil memerawani gawangnya di laga pertama.
Selain Hengky dan Syamsidar, kredit poin khusus juga pantas disematkan kepada Tommy Rifka Putra, bek sayap kiri yang tampil militan. Bahkan, anak Padang Panjang ini mendapat gelar baru dari penonton, sebagai "Michael Bastos"-nya Semen Padang.
Namun demikian, secara umum seluruh pemain Semen Padang tampil bagus melawan Persija. Bahkan Boleh dikatkan, melawan Persija adalh penampilan terbaik Semen Padang sejauh ini. Saktiawan Sinaga, walupun belum mencetak gol, tapi penampilannya mulai membaik, bahkan gol Hengky tercipta berkat assistnya. Begitupun Ellie Aiboy, tampil kali pertam selama 90 menit.
Tidak heran jika pelatih Nil Maizar nampak sumringah usai laga, dan memuji habis-habisan seluruh pemainya.
"Hari ini saya sangat bangga dengan pemain saya, mereka benar-benar telah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik mereka mengalahkan Persija. Ini adalah kemenangan bagi seluruh anggota tim," kata Nil Maizar sesuai laga. (gk-33)
sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/article?contentId=2184297
Pemain Semen Padang, David Pagbe, melakukan selebrasi usai membobol gawang PSPS Pekanbaru pada lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Agus Salim, Padang, Sabtu (23/10/2010). Semen Padang mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-0.
Semen Padang menang tipis 1-0 (0-0) atas tamunya PSPS Pekanbaru dalam lanjutan laga Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Sabtu (23/10/2010). Pemain belakang kesebelasan Kabau Sirah David Pagbe menjadi pahlawan kemenangan Semen Padang.
Gol tunggal Pagbe dilesakkan pada menit ke-75 lewat sontekan pelan dari kemelut di depan gawang yang tercipta lewat umpan ciamik gelandang Dedi Hartono yang masuk pada menit ke-69 menggantikan kapten Elie Aiboy.
Gol tunggal Pagbe itu sontak memancing sorak-sorai ribuan pendukung Semen Padang yang sebelumnya nyaris percaya tim kesayangannya bakal bermain imbang tanpa gol pada sore itu.
Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengatakan, keunggulan tipis itu tidak terlepas dari faktor adaptasi pemain setelah sekitar tiga minggu tidak berlaga.
Sementara arsitek "Askar Bertuah", Abdulrahman Gurning, mengatakan, formasi tim dengan tiga tukang gedor di depan memang belum bisa maksimal pada laga itu karena semangat tanding yang keburu berkurang. (*)
sumber : http://bola.kompas.com/read/2010/10/23/19584549/Semen.Padang.Menang.Tipis
Pelatih Semen Padang dan PSPS Pekanbaru sudah sama-sama mengumbar optimistis tim mereka bakal bisa memenangkan pertandingan Sabtu (23/10) di Stadion H. Agus Salim. Namun, di balik perang strategi itu, kedua pelatih beda generasi itu sama-sama menyimpan rasa saling respek satu sama lain.
Nil Maizar di kubu Semen Padang dan Abdul Rahman Gurning di pihak PSPS, terlihat saling memuji tim lawan jelang laga dua tim bertetangga ini. Entah ini bagian daripsywar sebelum laga, atau memang "etika" tak tertulis dari pelatih, yang jelas kedua pelatih ini, tak satupun yang menyebut kelemahan lawan secara terang-terangan.
Saat ditemui GOAL.com Indonesia dalam sesi latihan Jumat (22/10), Gurning dengan jujur menyebutkan Semen Padang adalah tim bagus. Buktinya di dua laga awal menahan imbang Persipura 2-2 dan menang 3-0 atas Persiwa Wamena di Padang. Ini tentunya juga tak terlepas dari peran pelatih di belakang Semen Padang. "Saya kenal baik Nil Maizar, dia pelatih yang sangat berbakat dan masih muda. Saya yakin SP akan bisa berbuat benyak di tangannya," kata Gurning
Soal kekuatan Semen Padang, Gurning telah merasakan saat mereka bertemu di Piala Indonesia 2010 di Pelembang, di mana keduanya bermain imbang 0-0. Walaupun saat ini kedua tim sudah sedikit berubah dari segi materi, namun kekuatan kedua tim secara umum tak jauh berebeda.
"Walaupun mereka tim promosi, tapi mereka bagus. Saya sejak awal sudah memberi arahan kepada pemain belakang saya untuk benar-benar menjaga dua striker SP, Edward Wilson Junior dan Saktiawan Sinaga yang sudah teruji di kompetisi. Edwar dan Sakti striker berbahaya. Apalagi Edward yang telah mengoleksi empat gol. Itu menandakan ia sebagai striker yang berkelas." aku pelatih asal Medan itu.
Namun, pelatih yang meloloskan PSPS ke Superliga dua musim lalu itu tidak akan menginstruksikan kepada seluruh pemainnya untuk menjaga secara khusus dua striker tuan rumah itu, tapi tetap diwaspadai pergerakannya. "Kami memiliki modal ke Padang. Kemenangan dua kali di laga terakhir dijadikan motivasi. Dan anak-anak siap tempur," gertak Gurning.
Soal target tim, Gurning hanya berbicara klise, di balik rasa optimistisnya membungkam tuan rumah ternyata dia juga memilih bersikap merendah. "Minimal satu poin bisa kita raih di sini. Guna mempertahankan posisi lima besar," harap Gurning.
Dari kubu tuan rumah sendiri, Nil Maizar juga memuji tim lawan dengan Gurning sebagai pelatihnya sebagi sebuah tim yang bagus. Meski demikian, Nil menyatakan siap beradu strategi dengan Gurning demi mereaih tiga angka. "Saya respek, PSPS tim bagus dan Gurning pelatih jempolan, tapi bermain di Padang saya kira mereka tidak akan mudah meraihpoin," papar Nil Maizar.
Menurut Nil, kelemahan dari PSPS sudah ada di kantongnya dan siap dimuntahkan dalam laga nanti. Dia hanya berharap, Ellie Aiboy bisa bermain dengan lepas, spirit tinggi dan bermain secara tim. Jika itu bisa dilakukan, tekad meraih angka penuh kedua dari PSPS akan bisa terwujud. (gk-33)

Setelah lama jeda dari panasnya kompetisi ISL 2010, Sabtu (23/10) tim kebanggan Ranah Minang, Semen Padang FC bakal menjamu tim tetangga PSPS Pekan Baru di stadion Haji Agus Salim Padang. Pertandingan yang bertajuk "Derbi Sumatra" ini diyakini bakal berlangsung panas dan sedikit keras. Semen Padang selaku tuan rumah tentunya ingin mengamankan tiga poin sebagai tiket untuk merangsek ke papan atas klasemen sementara. Target yang sama juga dipasang anak-anak Pekan Baru yang tentunya tak ingin pulang dengan membawa tangan kosong. Menurut pengamatan salah seorang Wartawan Bola Sumbar, Rizal Marajo kepada HOKI menuturkan, "Setidaknya ada empat nilai plus yang dimiliki tim besutan Nil Maizar saat bentrok menghadapi PSPS diantaranya, Motivasi yang tinggi dari punggawa "Kabau Sirah" dalam menuai angka penuh di kandang sendiri. Faktor kebugaran Pemain yang terbilang bagus karena jampir dua puluh hari jeda, namun Rizal tidak menampik keadaan tersebut, bias saja menjadi boomerang bagi kubu tuan rumah. Faktor yang ketiga adalah dukungan dari suporter tuan rumah (The Kmers dan Spartack's) yang sedang bagus-bagusnya. Nilai plus yang terakhir adalah posisi Edu Wilson yang sedang on fire. Pemain ini berada di pemuncak top skor sementara ISL dengan mengemas empat gol bersama boas Solossa (Presipura), Muhamad Ridwan (Arema) dan Herman Dzumafo( PSPS). Nanti bertajuk Adu Tajam Edu Wilson vs Herman Dzumafo (Sama-sama 4 Gol), menunggu gol perdana Saktiawan Sinaga serta Derby Sumatra Tengah. Terlepas dari hasil akhir yang terjadi nanti di lapangan, sikap fair play dan menjunjung tinggi gengsi sepak bola nasional harus tetap dijaga. |



